Laman

Jumat, 18 September 2015

SQL (15 September 2015)

Resume Pemrograman SQL Selasa, 15 September 2015

SQL (Structured Query Language) diabaca “S-Q-L” atau “Squel” dikembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1970an. Sekarang merupakan bahasa standar internasional untuk pembuatan (creating) dan query database relational. Deikenal dengan standarnya SQL-99 (disetujui sebagai standard ANSI tahun 1999).
Aturan penulisan perintah SQL yaitu sebagai berikut :

  • Perintah SQL tidak case sensitive
  • Perintah SQL bisa ditulis pada satu baris atau lebih
  • Antar klausa perintah biasanya ditulis pada baris yang berbeda
  • Keywords tidak dapat dipisah antar baris
  • Tabs dan spasi diperbolehkan agar mudah dibaca
  • Setiap akhir perintah SQL (tidak baris) diakhiri dengan tanda (;)
Dalam mempelajari query database kita harus mengetahui apa saja komponen tabel, tipe data yang akan digunakan dan komponen utama SQL itu sendiri. Berikut penjelasan dari tiap-tiap komponen.



Komponen Tabel
Tabel = Kumpulan sejumlah field dan record. Tabel dibawah ini memiliki 3 field dan 2 record.

NO.
NIM
NAMA







Field = Kolom

NAMA



Record = Baris





Tipe Data
Tipe data digunakan untuk menentukan jenis nilai yang dapat ditampung oleh suatu variabel, umumnya telah menyediakan tipe-tipe data yang sederhana (simple) maupun yang terstruktur.
Macam-macam Tipe Data :

  • Number/Numeric, menyimpan bilangan bulat serta bilangan pecahan di belakang titik desimal. Panjang maksimum tergantung pada implementasi oleh sistem operasi yang digunakan, tetapi pada umumnya 38 digit.
  • Date, menyimpan data tanggal dan waktu dalam tabel. Tipe data DATE menyimpan data tahun (termasuk abad), bulan, hari, jam, menit, serta detik.. Oracle XE menggunakan format tanggal default dalam bentuk DD-MM-YY.
  • Character/Char merupakan Tipe data yang menyimpan karakter dengan size maximal 2000byte (1 karakter = 1 byte).
  • Varchar merupakan Tipe data yang dapat menyimpan semua jenis karakter yang dimasukan lewat keyboard dengan size maximal karakter 4000byte.
  • Integer merupakan tipe data dengan bilangan bulat dengan ukuran 4byte.

SQL memiliki tiga komponen utama, yaitu :

  • DDL (Data Definition Language) : merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat, mengubah dan menghapus struktur dan definisi metadata dari objek-objek database. Perintah yang digunakan : CREATE, ALTER, DROP.
  • DML (Data Manipulatin Language : merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data di dalam table seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi data - dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database. Perintah yang digunakan : SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE.
  • DCL (Data Control Language) : merupakan  perintah yang dapat digunakan  untuk mengatur hak akses terhadap sebuah basis data (database). Perintah yang digunakan : GRANT, COMIT, REVOKE, ROLLBACK, SAVEPOINT.
DDL (Data Definition Language)

1.      Create Table
           A.      Perintah Tanpa Constraint

           B.      Perintah dengan Constraint
  • Untuk membuat tabel acuan (references) sebelum tanda ‘);’ tambahkan perintah :
  • Untuk membuat tabel yang mengacu pada tabel lain (tabel relasi) sebelum tanda ‘);’ tambahkan perintah :
 
2.      Alter Table
  • ADD :  untuk menambah FIELD baru.
  • MODIFY :  untuk mengganti TIPE DATA field.

3.      Remove Table

TUGAS 1 : Membuat Tabel Relasi  (Meggunakan PostgreSQL)

Database tersusun atas beberapa tabel yang salling berhubungan satu sama lainnya. Untuk menentukan relasi ketiga tabel diatas, kita perlu membuat masing-masing tabelnya terlebih dahulu lalu tentukan attribut tiap tabel yang mana yang dapat dijadikan Primary Key ataupun Foreign Key. Berikut akan dijelaskan langkah-langkah pembuatan tabel relasi menggunakan PostgreSQL melalui aplikasi pdAdmin III.
1.      Dari ketiga tabel diatas kita dapat menentukan constraint dari tiap-tiap tabel yaitu sebagai berikut :  *PK : Primary Key     *FK : Foreign Key














2.      Buka aplikasi pgAdmin III, lalu buat database baru. Klik kanan pada Database New Database..


3.      Isi Database Name, Owner postgres dan Comment (opsional).


4.    Setelah database selesai dibuat, klik nama database yang telah dibuat lalu refresh kemudian klik icon Execute arbitary SQL queries (ikon berwarna oranye bertuliskan SQL) maka akan terbuka lembar kerja baru untuk membuat tabel. Koding program dituliskan pada tab SQL Editor, tab Graphical Query Builder untuk tampilan grafis.


5.     Berikut adalah sintaks program yang digunakan untuk membuat Tabel Barang, Tabel Suplier dan Tabel Pasok sesuai dengan ketentuan constrain yang sudah kita buat paad langkah pertama.



6.   Cara menjalankan program yang telah kita buat pada SQL Editor adalah dengan memblok baris program yang ingin kita jalankan kemudian klik Execute Query (ikon panah berwarna hijau). Error atau tidaknya program dapat kita lihat pada kolom Output Pane pada Tab Messages.

7.  Block perintah CREATE TABLE Tb_Barang dan klik Execute Query untuk membuat Tabel Barang.



8.  Block perintah CREATE TABLE Tb_Suplier dan klik Execute Query untuk membuat Tabel Suplier.



9.     Block perintah CREATE TABLE Tb_Pasok dan klik Execute Query untuk membuat Tabel Pasok.



10.  Perintah untuk melihat bentuk tabel yang telah kita buat : SELECT* FROM nama_tabel. Saat di Execute maka tabel yang kita buat akan terlihat pada kolom Output Pane pada Tab Data Output.

11.  Blok perintah SELECT* FROM Tb_Barang dan klik Execute Query untuk melihat Tabel Barang.



12.  Blok perintah SELECT* FROM Tb_Suplier dan klik Execute Query untuk melihat Tabel Suplier.



13.  Blok perintah SELECT* FROM Tb_Pasok dan klik Execute Query untuk melihat Tabel Pasok.



14.  Jangan lupa untuk menyimpan program yang telah dibuat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar